SEKTOR TERCEMAR
Satu bidang yang mulanya dikhususkan untuk membentuk generasi unggul mulai tercemar oleh si pencari untung dan pembual ulung.
Lingkungan yang dengan susah payah dibuat nyaman kini dengan mudahnya mulai ditinggalkan.
Rayuan "sini saya bantu" lalu "saya hanya menyarankan", pada akhirnya hanya serupa jembatan rapuh yang ketika kita jatuh, ia takkan bisa membantu dengan sungguh.
Opsi disajikan bersamaan dengan siasat yang menyesatkan. Manipulasi segala bidang dilakukan demi tercapai sebuah kekuasaan yang nyatanya tidak terkuasai. Menjatuhkan pihak lawan menjadi cara andalan mendapatkan perhatian, menyerang mentalitas dengan teror dering tengah malam seolah dimaklumkan tanpa dianggap bertentangan dengan kesopanan. Sedangkan penolakan, perlawanan dan argumen yang menentang selalu dikategorikan ketidak-sopanan. Bagaimana definisi sopan yang dimaksud? Tunduk? Taat? Ironis sekali.
Tolong!
Ruang kami kini tercemar, banyak buah pikir yang terdampar. Banyak gagasan yang tak lulus kategorisasi eksklusif itu. Terlalu sempit ruang kami bergerak, pikiran pun kini tak lagi bebas bernalar. Selalu terbatasi kavling sialan yang menjadi benalu tak tau malu.
Komentar
Posting Komentar